Rabu, 16 Juli 2014

Jangan Menyerah

apa yang akan teman-teman lakukan jika cita-cita teman-teman belum tercapai?
apakah hati teman-teman akan hancur? ataukah teman-teman sempat berpikir akan berbuat seperti yang orang-orang jepang lakukan? hahaa pastinya enggak donk. terr laa luu.
kegagalan adalah kemenangan yang tertunda. kalian semua adalah pemenang. makanya jangan patah semangat. kalian harus bisa membuktikan bahwa kalian itu lebih hebat walaupun kalian menangnya di akhir. jalan menuju kemenangan itu sangat banyak dan tidak harus sama antara yang satu dengan yang lain. pokoknya nggak usah terlalu terpuruk dan terlalu dipikirkan. Dia itu Maha Adil. saya juga pernah jatuh seperti kalian, dan alhamdulillah sekarang sudah bisa berdiri lagi. hehee
dunia itu ya seperti ini. hidup itu ya seperti ini. tak ada satupun orang yang hidupnya mulus tanpa cobaan. lebih baik kita bersabar, ikhlas, bersyukur, terus berusaha, dan optimis lolos masuk surga agar hati tenang
#buat_temanteman_yang_belum_berhasil

Jumat, 18 April 2014

Untukmu Indonesiaku

Oh Indonesiaku.
Kau Kaya akan SDA.
Lautan terhampar luas.
Ikan-ikan menjadi sumber kehidupan masyarakat pantai.
Lautmu, karangmu, mengundang penasaran para wisatawan.
Pasir putihmu di pantai, birunya laut, tenangnya ombak, menenangkan kalbu yang sedang gelisah, bingung tak tentu arah dalam memecahkan masalah.
Begitu aku melihatmu, tenang sudah naluriku
Hijau alammu bak oksigen yang takkan pernah menipis.
Tetapi mengapa mereka merusak hijaumu, mereka merusaknya menjadi hamparan tanah yang gersang, gundul, rusak, dan sulit untuk dimanfaatkan kembali. Pertambangan bijih yang mengandung tembaga, emas, dan perak kau miliki. Pegunungan yang menjulang tinggi kau warisi dari alam yang subur ini. Aku bertekad akan membangun negeri yang 100% rakyatnya makmur jibar-jibur. Perekonomian yang rumit, inflasi yang sulit diatasi akan ku patahkan. Berantakannya birokrasi di negeri ini akan kupatahkan. Tikus-tikus yang menggerogoti uang rakyat akan ku bunuh, kuhancurkan satu per satu, tak pandang bulu. Kumusnahkan kalian semua dengan pestisida yang mematikan. Aku tak tahan lagi dengan derita  yang dialami rakyatmu bertahun-tahun yang tak berujung. Susahnya para pahlawan dalam mempertahankanmu tak ada yang menghargai. Rakyatmu tak mempedulikan warisan budaya. Mereka bingung ketika mereka gagal dalam menjaganya. Bahkan hanya menjaga, bukan melestarikan ataupun mempromosikan. Belum menghasilkan devisa negara yang sebenarnya. Kuakui negeri ini masih berantakan, kacau balau. Tikus-tikus berkeliaran, tak hanya di kota di desapun banyak ditemukan. Kuharap teman-temanku dapat membantuku dalam mengatasi masalah ini. Sekarang, yang utama bagiku dan juga teman-temanku adalah belajar. Belajar untuk menuntut ilmu bukan nilai, dan ilmu itu harus diaplikasikan.

dariku NLS,
ditulis sejak dulu.